welcome to my blog

Senin, 24 November 2014

My Guide

Muhammad Quraish Shihab

Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA (lahir di Rappang, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, 16 Februari 1944; umur 70 tahun) adalah seorang cendekiawan muslim dalam ilmu-ilmu Al Qur'an dan mantan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan VII (1998).

 

Nama lengkapnya adalah Muhammad Quraish Shihab. Ia lahir tanggal 16 Februari 1944 di Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Ia berasal dari keluarga keturunan Arab Quraisy - Bugis yang terpelajar. Ayahnya, Prof. Abdurrahman Shihab adalah seorang ulama dan guru besar dalam bidang tafsir. Abdurrahman Shihab dipandang sebagai salah seorang ulama, pengusaha, dan politikus yang memiliki reputasi baik di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan. Kontribusinya dalam bidang pendidikan terbukti dari usahanya membina dua perguruan tinggi di Ujungpandang, yaitu Universitas Muslim Indonesia (UMI), sebuah perguruan tinggi swasta terbesar di kawasan Indonesia bagian timur, dan IAIN Alauddin Ujungpandang. Ia juga tercatat sebagai rektor pada kedua perguruan tinggi tersebut: UMI 1959-1965 dan IAIN 1972–1977

          Pendidikan formalnya di Makassar dimulai dari sekolah dasar sampai kelas 2 SMP. Pada tahun 1956, ia di kirim ke kota Malang untuk “nyantri” di Pondok Pesantren Darul Hadis al-Faqihiyah. Karena ketekunannya belajar di pesantren, 2 tahun berikutnya ia sudah mahir berbahasa arab. Melihat bakat bahasa arab yg dimilikinya, dan ketekunannya untuk mendalami studi keislamannya, Quraish beserta adiknya Alwi Shihab dikirim oleh ayahnya ke al-Azhar Cairo melalui beasiswa dari Propinsi Sulawesi, pada tahun 1958 dan diterima di kelas dua I'dadiyah Al Azhar (setingkat SMP/Tsanawiyah di Indonesia) sampai menyelasaikan tsanawiyah Al Azhar. Setelah itu, ia melanjutkan studinya ke Universitas al-Azhar pada Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir dan Hadits. Pada tahun 1967 ia meraih gelar LC.

Jumat, 14 November 2014

2030


GO TO 2030 


            2030, 15 tahun yang akan datang, saat aku berumur 30 tahun. Apasajakah yang akan ku capai di tahun 2030 ?? mungkin telah menjadi seorang dosen tafsir hadist + ketua yayasan + kepala sekolah + pengasuh pesantren dan bahkan sudah punya anak . semuanya akan terealisasi jika di rencanakan dari sekarang juga . So. Inilah tatanan rencana hidup menuju 2030
My dreams (sekarang – lulus man) :
ü  Nilai raport min 8,5
ü  Masuk 3 besar di pesantren
ü  Lulus dengan nilai memuaskan

My dreams (lulus man – 2030) :
ü  masuk UIN dengan jalur PTN
ü  aktif di organisasi
ü  lulus dengan predikat cumlaude
ü  melanjutkan S2 dengan beasiswa
ü  lulus S2 dengan prestasi yang memuaskan
ü  mengelola pesantren +jadi kepala sekolah + ketua yayasan + jadi dosen tafsir hadis
ü  menikah di umur 23 th dengan calon suami yang ( sholeh, ngerti agama, dosen, handsome, mapan. )
ü  umur 24 th pergi haji sama suami
ü  umur 25 th punya anak
ü   mendidik anak supaya cinta mengahafal al quran and  menjalani hidup bahagia sama suami yang the best dan seorang anak penghafal alquran .